Memasuki tahun 2026, lanskap digital marketing Indonesia bergerak menuju fase baru yang sepenuhnya dipengaruhi oleh Artificial Intelligence. Dengan ratusan juta pengguna internet aktif dan nilai ekonomi digital yang terus melonjak, cara konsumen menemukan, membandingkan, dan memilih brand telah berubah drastis. Pencarian konvensional tidak lagi menjadi satu-satunya jalur. Kini, AI seperti ChatGPT, Gemini, dan berbagai mesin rekomendasi cerdas berperan sebagai “penentu jawaban”, bahkan sebelum calon pelanggan membuka sebuah website. Inilah tantangan sekaligus peluang besar bagi brand yang ingin tetap relevan dan unggul.